Gianyar Mendeklarasikan sebagai Kota Kerajinan Dunia

Kabupaten Gianyar telah dikenal sebagai tujuan untuk produk kerajinan tangan yang unik di Bali. Dari pasar Sukawati, Batubulan ke Desa Celuk, termasuk Tegallalang, penduduk lokal di Gianyar ditenagai oleh kerajinan tangan, pekerjaan yang paling umum di antara penduduknya.

Gianyar Mendeklarasikan sebagai Kota Kerajinan Dunia
Gianyar Mendeklarasikam sebagai Kota Kerajinan Dunia

Ghada Hijawi Quddumi, Presiden Dewan Kerajinan Dunia menyerahkan gelar tersebut kepada Ketua Dewan Kerajinan Nasional, Mufidah Jusuf Kalla yang kemudian diterima oleh Wakil Bupati Gianyar AA Gde Mayun di Bali Safari & Marine Park pada 22 April.

Mufidah Jusuf Kalla juga mendorong Ginayar untuk membentuk Dewan Kerajinan lokal (Dekranasda Ginayar) untuk mengawasi pengembangan World Craft City yang baru ditunjuk. Mufidah Jusuf Kalla juga berharap gelar tersebut dapat memberdayakan dan meningkatkan nilai ekonomi di wilayah tersebut.

Menurut Antara yang baru, Gianyar memiliki tanggung jawab besar untuk memegang gelar bergengsi dan melaporkan kegiatan kerajinan di sekitar area. Bagi mereka yang masih asing dengan Gianyar, Pasar Ubud atau Pasar Tradisional Ubud - yang juga berlokasi di Kabupaten Gianyar - adalah ruang pamer di mana banyak toko menjual berbagai produk kerajinan tangan yang dibuat oleh seniman lokal.

Di masa depan, Kabupaten Gianyar berencana untuk berpartisipasi dalam World Craft City Forum yang diadakan pada bulan November. Sebelumnya, World Craft Council memberikan penghargaan kepada Yogyakarta untuk kerajinan spesifiknya, Batik Jawa. Gianyar berbeda karena kabupaten ini diberikan untuk wilayahnya yang komprehensif, yang mencakup semua kerajinan kabupaten, dari perak hingga aksesoris mode.

Di seluruh dunia, ada Kota Kerajinan Dunia lainnya termasuk tujuh di Cina, tiga di India, dua di Thailand, dan masing-masing di Nepal, Lebanon, Yordania, Palestina, dan Oman.

Di masa depan, Kabupaten Gianyar berencana untuk berpartisipasi dalam World Craft City Forum yang diadakan pada bulan November. Kabupaten di Bali utara layak mendapatkan gelar karena memenuhi sejumlah kriteria termasuk keaslian, orisinalitas, pelestarian, pemasaran, produksi ramah lingkungan, daya tarik internasional dan keberlanjutan.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Gianyar Mendeklarasikan sebagai Kota Kerajinan Dunia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel